Hasil SkorCek SkorPrediksi Skor – Piala Dunia 2014 – Hasil imbang pada laga Amerika Serikat vs Jerman akan mengantar kedua tim tersebut lolos dari Grup G. Namun, pelatih Jerman, Joachim Loew, mengatakan kedua tim tak akan cari aman, apalagi “main mata”. Dengan sama-sama mengoleksi nilai 4, Jerman dan AS memang hanya tinggal membutuhkan satu poin tambahan mengingat dua tim lainnya di Grup G, Portugal dan Ghana, baru mengoleksi nilai 1.
amerika vs jerman

Langsung saja situasi ini dikaitk-kaitkan dengan cerita “The Shame of Gijon” yang terjadi pada Piala Dunia 1982. Kebetulan, cerita saat itu juga melibatkan Jerman –dalam hal ini Jerman Barat. Jerman Barat dalam posisi tersudut ketika itu. Setelah kalah 1-2 dari Aljazair di pertandingan pertama, mereka kemudian sukses melumat Chile dengan skor 4-1 pada laga kedua.

Namun, kemenangan tersebut tidak membuat posisi Jerman Barat aman. Dengan koleksi nilai 2 –ketika itu, satu kemenangan bernilai 2 poin–, Jerman Barat tersendat di urutan ketiga klasemen Grup 2. Austria dan Aljazair, yang sama-sama sudah mengoleksi poin 4, berada di urutan pertama dan kedua. Hanya saja, Aljazair sudah bermain tiga kali waktu itu. Pada pertandingan kedua, setelah mengalahkan Jerman Barat, Aljazair dibekuk Austria dua gol tanpa balas. Sehari sebelum Jerman Barat menghadapi Austria pada laga terakhir Grup 2, Aljazair sudah mengantongi kemenangan 3-2 atas Chile.

Situasi ini membuat Jerman Barat tahu apa yang mesti mereka lakukan. Jika Jerman Barat menang dengan selisih satu atau dua gol, Jerman Barat dan Austria akan lolos. Namun, jika Jerman Barat menang lebih besar dari itu, justru Aljazair yang bakal lolos. Sementara, hasil imbang atau jika Austria menang akan membuat Jerman Barat terliminasi. Pada laga yang berlangsung di kota Gijon, 25 Juni 1982, Jerman Barat tampil total menyerang sampai akhirnya Horst Hrubesch mencetak gol pada menit ke-10. Situasi ini, jelas menguntungkan buat kedua tim. Sialnya, setelah itu kedua tim langsung tampil ogah-ogahan dan tidak berniat menyerang sama sekali.

Jerman Barat akhirnya menang 1-0 dan ini membuat mereka serta Austria lolos ke fase berikutnya. Aljazair pun terpaksa gigit jari. Jerman Barat kemudian melaju sampai ke final, di mana mereka kalah 1-3 dari Italia. Imbas dari kejadian ini, setiap pertandingan terakhir grup pada sebuah turnamen besar akhirnya dilaksanakan berbarengan.

Jerman Barat dan Austria tidak lepas dari tudingan “main mata” ketika itu. Wajar kalau kemudian hal yang sama ditakutkan terjadi lagi kali ini. Namun, tudingan tersebut dibantah dengan keras oleh Loew.

“Pertandingan di Gijon waktu itu tak ada artinya dengan skuat saat ini. Banyak pemain kami saat ini bahkan belum lahir waktu itu,” kata Loew seperti dilansir Telegraph.