Hasil SkorCek SkorPrediksi SkorLiga Inggris – Setelah mengantarkan Liverpool finis kedua di Premier League musim 2013 – 2014, Brendan Rodgers diharapkan bisa memperoleh hasil lebih baik musim 2014 – 2015. Dengan begitu, dia akan mengikuti jejak para manajer legendaris ‘The Reds‘.
liverpool

“Saya pikir kami beruntung mempunyai Brendan. Ketika Anda memikirkan apa yang telah dia raih selama dua tahun terakhir dan seberapa jauh klub ini telah mengalami perkembangan,”ucap Callaghan kepada Liverpool Echo.

Liverpool tampil mengejutkan musim lalu dengan menjadi penantang gelar, kendati akhirnya ‘cuma’ finis di urutan kedua. Maklum saja, empat musim sebelumnya tim Merseyside itu bahkan kesulitan menembus lima besar. Belum lagi bicara soal tim-tim yang secara keuangan lebih kuat dan telah menggelontorkan modal besar di awal musim, seperti Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

“Orang-orang membicarakan soal kekecewaan kehilangan titel musim lalu tapi saya pikir hal itu akan bekerja dengan cara yang lain. Mereka hampir merengkuhnya, mereka sempat menggenggamnya.”

Kegagalan juara musim lalu tentu saja menghadirkan kekecewaan besar bagiThe Anfield Gang, mengingat mereka belum pernah juara sejak era Premier League dan sempat begitu dekat dengan trofi tersebut. Steven Gerrard dkk. saat itu dinilai kurang pengalaman dalam perebutan gelar sehingga gagal mengatasi tekanan di pekan-pekan terakhir.

Namun kegagalan ini dianggap tetap punya sisi positif, seperti diungkapkan mantan gelandang Liverpool Ian Callaghan. Pria yang membela Liverpool di periode 1960-1978 ini yakin pengalaman musim lalu cukup untuk bersaing dengan lebih baik di kampanye kali ini.

“Ada semangat karena mengetahui mereka bisa melakukannya dan saya pikir pengalaman musim lalu akan menguatkan mereka. Harapan kali ini lebih tinggi, tapi memenangi titel tentu saja sebuah target realistis,” demikian sosok yang membawa Liverpool meraih lima gelar Liga Inggris kala itu masih disebut Divisi Utama ini.

“Hal menarik musim ini adalah melihat bagaimana mereka mengatasi tekanan. Musim lalu hal tekanan tidak muncul sampai lima laga terakhir. Sebelumnya, yang diutamakan adalah Liga Champions.”

Sementara pemain legendaris lainnya Phil Neal menyatakan optimismenya terhadap skuat besutan Rodgers musim ini. Dia pun berharap manajer asal Irlandia utara itu bisa mempersembahkan trofi Premier League, yang akan membuatnya disandingkan dengan manajer-manajer legendaris seperti Bill Shankly dan Bob Paisley.

“Jika Brendan bisa finis satu peringkat lebih baik musim ini, dia akan jadi Bill Shankly kedua. Saya tahu dia bukan orang Skotlandia, tapi ada sesuatu tentang Brendan yang mengingatkan saya kepada Shanks. Ketika dia berbicara, dia terdengar sangat mirip dengan pelatih tua itu, yang mewujudkan ini semua,” sambung Neal.

“Hal menarik musim ini adalah melihat bagaimana mereka mengatasi tekanan. Musim lalu hal tekanan tidak muncul sampai lima laga terakhir. Sebelumnya, yang diutamakan adalah Liga Champions.”

Shankly mengantarkan Liverpool meraih tiga gelar Divisi Utama Liga Inggris, dua Piala FA, dan satu Piala UEFA. Sementara Paisley lebih sukses lagi dengan enam titel liga, tiga trofi Piala Champions (sekarang disebut Liga Champions), satu gelar Piala UEFA (Liga Europa), Piala Super Eropa, dan juga tiga titel Piala Liga Inggris.

“Musim ini sedikit berbeda karena tekanannya muncul sejak awal. Bob Paisley finis di urutan kedua pada musim pertamanya di sini dan kemudian memenangi titel di tahun keduanya. Kami semua akan senang jika bisa melihat tim Brendan melakukan lompatan yang sama,” tambahnya.