Hasil Skor Cek Skor Prediksi Skor Internasional – Besarnya nilai hak siar Premier League periode 2016-2019 diyakini bakal berefek positif bagi klub. Tapi, ada pula yang berpendapat kenaikan itu tak akan berimbas langsung bagi klub, tapi lebih ke pemain.
kane

Premier League membuat rekor baru terkait nilai hak siar. Pada periode 2016-2019, kontrak hak siar mencapai Rp 100 triliun lebih.

Kenaikan itu mencapai 70 persen dari nominal tiga tahun terakhir ini. Premier League memastikan kalau kenaikan tersebut akan diinvestasikan untuk klub, misalnya pembangunan stadion dan membagun lapangan dengan rumput sintetis.

Mantan Chairman Tottenham Hotspur Alan Sugar menilai kenaikan signifikan itu justru bakal berimbas negatif buat klub. Dia memprediksi peningkatan subsidi malah bakal membunuh klub secara perlahan-lahan.

“Sungguh luar biasa nilai uangnya. Di satu sisi itu positif buat timnas, tapi di sisi lain ada efek negatifnya juga. Kami tak akan pernah jadi juara dunia,” ucap Sugar seperti dikutip BBC.

“Semakin banyak uang yang diberikan kepada klub, maka akan makin banyak uang yang dialirkan kepada pemain. Semua orang tahu efek pemerasan jeruk, masa depan sepakbola Inggris akan negatif karena tim-tim lebih memilih membeli pemain mahal ketimbang mengelola pemain mudanya sendiri.

“Kesepakatan baru ini akan meningkatkan keuntungan. Tidak saja bagi Premier League, tetapi juga tim-tim divisi bawah dalam piramida sepakbola Inggris. Investasi untuk peningkatan fasilitas dan fans juga akan lebih baik,” ucap Menteri Olahraga Inggris, Helen Grant.

“Kenaikan itu sekaligus akan membuat tanggung jawab klub untuk meningkatkan performa dan laju mereka makin meningkat,” imbuh dia.

Mantan direktur eksekutif FA Mark Palios menilai kenaikan kontrak hak siar itu akan menguntungkan klub.

“Klub-klub akan mendapatkan keuntungan dan mereka juga bisa diperkuat pemain asing dan makin sedikit pemilik klub yang orang Inggris asli. Tapi saya yakin, klub-klub Inggris punya tempat yang spesial untuk para fans,” beber Palios.