Hasil Skor Cek Skor Prediksi Skor Liga Italia – Pekan 31 Serie A dipanaskan dengan duel dua tim pemuncak klasemen antara Juventus menjamu Lazio. Di Kota Milan, Stadion San Siro akan membara saat Inter Milan jadi tuan rumah untuk AC Milan.
Juventus

Dengan kini unggul 12 poin di puncak klasemen, sulit memprediksikan Juventus akan terjegal dalam upaya meraih Scudetto-nya yang keempat secara beruntun. Kalau ada klub yang bisa diberikan harapan untuk setidaknya menghambat laju Bianconeri maka itu adalah Lazio.

Lazio punya modal untuk memberi Juventus kekalahan kedua secara beruntun, setelah pekan lalu secara mengejutkan dijungkalkan Parma 0-1, meski laga akan digelar di Juventus Stadium. Lihatlah statistik impresif Biancocelesti yang selalu menang dalam delapan pertandingan terakhir.

Keuntungan Lazio pada laga yang akan dilangsungkan Sabtu (18/4) lusa adalah kondisi fisik yang lebih bugar. Juventus baru saja menuntaskan lawatan ke Monaco untuk mengarungi babak delapan besar Liga Champions, yang dituntaskan Carlos Tevez dkk dengan kemenangan 1-0.

“Kami harus pergi ke Turin untuk memainkan sepakbola kami dengan kepercayaan diri tinggi. Akan sulit mencetak gol ke gawang Gigi Buffon, tapi kami akan berupaya tak kenal lelah dan memburu kemenangan. Kami di Lazio akan berupaya bersama-sama,” tegas gelandang serang andalan Lazio, Felipe Anderson.

Setelah kalah mengejutkan di tangan Parma, Juventus jelas tidak mau kehilangan poin lagi. Posisi mereka kini memang masih aman, tapi memastikan merebut gelar juara secepat mungkin akan jadi motiviasi utama tuan rumah.

Pertemuan Juventus dengan Lazio juga menjadi pemanasan untuk keduanya yang akan kembali berhadapan di final Coppa Italia, Juni mendatang. Sementara pada pertemuan pertama di musim ini, ‘Si Nyonya Tua’ menang meyakinkan 3-0.

Juga akan menyedot perhatian dari Italia di akhir pekan ini adalah dihelatnya Derby Della Madonnina. Inter akan menjamu tuan rumah pada pertandingan yang akan dilangsungkan Minggu (19/4) waktu setempat.

Rossoneri menjelang laga tersebut dalam kondisi yang lebih oke. Di tiga pertandingan terakhir Riccardo Montolivo dkk meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara Nerazzurri dalam kurun yang sama dapat satu kemenangan, satu hasil imbang serta sekali kalah.

Di paruh pertama musim, beberapa mantan pemain Inter dan Milan menyebut duel ini telah kehilangan daya tariknya lantaran kedua tim tengah sangat terpuruk. Kondisinya masih belum berubah saat ini: Milan ada di posisi sembilan dengan 41 poin sementara Inter tepat di bawahnya dengan selisih satu angka saja.

Selain mempertaruhkan status sebagai penguasa Kota Milan, duel ini punya arti penting buat kedua tim untuk melanjutkan upaya meraih tiket ke Liga Europa. Dengan hanya ada delapan pertandingan tersisa, tidak ada celah lagi buat Duo Milan untuk membuat kesalahan dan kemudian kalah.

“Itu akan menjadi pertandingan yang sangat sengit. Itu pertandingan yang sulit diprediksi tapi saya pikir pemenangnya adalah tim yang memiliki rasa takut akan kekalahan paling sedikit,” Giovanni Trapattoni menganalisa.

Dari Stadion Olimpico, Roma akan mencoba memanfaatkan duel Juve dengan Lazio untuk merebut kembali posisi dua klasemen. Jika bisa menang saat menjamu Atalanta, dan Lazio tunduk di Turin, maka Roma akan kembali naik ke urutan dua.