Hasil Skor – Cek Skor – Prediksi Skor – Liga Inggris – Sebelas pekan  Pertarungan Premier League , Chelsea yang belum terkalahkan terus melaju dan meninggalkan lawan-lawannya. bisakah chelsea terkalahkan?

Sudah 11 laga dilalui tim-tim Premier League. Chelsea menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan dengan rincian sembilan kemenangan dan dua hasil imbang.

Catatan tersebut membawa anak asuh Jose Mourinho memimpin klasemen dengan nilai 29, unggul empat angka dari Southampton yang jadi saingan terdekat sejauh ini. Sementara dengan Manchester City di posisi tiga, tim yang diawal musim diyakini bakal jadi saingat terkuat menuju gelar juara, Chelsea saat ini unggul delapan poin.

Fakta bahwa bukan tim-tim unggulan macam City, Arsenal, Liverpool, atau Manchester United yang sedang menempel Chelsea di puncak klasemen jadi sebuah indikasi awal bahwa persaingan menuju titel barangkali cuma akan melibatkan satu tim. Memang musim baru sepertiga jalan, namun membandingkan perjalanan Chelsea dan tim-tim rivalnya hal tersebut sangat mungkin terjadi.

Sementara Oscar dkk. menjalani start mulus, tim-tim lain macam City, Arsenal, Liverpool, dan MU tersendat-sendat. The Citizens yang digadangkan mampu jadi saingan utama malah tengah dalam periode sulit.

Tengok saja catatan enam pertandingan terakhirnya, hanya satu kemenangan dan sudah kalah tiga kali. Yang terbaru, tim besutan Manuel Pellegrini ditahan imbang 2-2 oleh Queens Park Rangers, Minggu (9/11) dinihari WIB, yang notabene menghuni tangga 19 dari 20 tim Premier League. Berbekal catatan ini saja bisa jadi City bakal mengesampingkan sejenak status rival utama Chelsea dan lebih fokus memperbaiki performanya.

Arsenal? Tak lebih baik. The Gunners juga tengah dalam tekanan menyusul kegagalan memenangi dua laga berturut-turut meski sudah unggul lebih dahulu. Tengah pekan kemarin mereka ditahan imbang 3-3 oleh Anderlecht setelah unggul tiga gol dan berulang kala bertandang ke Swansea City di akhir pekan. Memimpin satu gol, tim besutan Arsene Wenger mengakhiri laga dengan kekalahan 1-2.

Bagaimana dengan Liverpool dan MU? Dua tim dengan gelar Liga Inggris terbanyak ini masih inkonsisten sejauh musim ini berjalan. Liverpool bahkan kalah di tiga partai terakhir. Hanya menang satu kali dalam enam pertandingan terbaru sementara kalah di empat kali. Steven Gerrard dkk. kini terhempas ke posisi 11 klasemen dengan nilai 14, tertinggal 15 poin dari Chelsea.

MU memang sedikit lebih baik, di mana tiga dari enam partai terakhir sukses dimenangi dan hanya kalah satu kali. Tapi juga masih tertinggal jauh dari Chelsea dengan 16 angka dari 11 pekan di tangga ketujuh.

Maka kendati masih ada 27 pekan lagi di Premier League, tak sedikit yang mulai meyakini Chelsea bakal juara. Bahkan Wenger mengakui jika tak ada yang segera menjegal Chelsea, sangat besar peluang lawannya itu terus melaju dan finis dengan menembus 100 poin angka.

“Pada saat ini Chelsea berada dalam trek untuk 100 poin musim ini. Jika Anda melihat jumlah poin yang mereka miliki, jika mereka bisa mempertahankan lajunya maka tidak satupun bisa mengejar mereka, itu pasti. Tampaknya tidak ada satupun yang mampu menandingi mereka saat ini,” ujar Wenger dikutip The Guardian.

Jika melihat komposisi pemain, Chelsea memang penuh dengan sosok berkualitas dan punya kedalaman skuat yang baik. Ini jelas jadi salah satu aspek kunci start mulus mereka sejauh ini.

Namun begitu, Wenger tak sepenuhnya setuju komposisi pemain jadi faktor utama. Momentum disebut sebagai satu hal yang lebih krusial. Atmosfer Chelsea kian positif dari laga ke laga setiap kali berhasil menang atau menghindari kekalahan. Sebaliknya, tim-tim rival masih kesulitan meraih momentum mencapai konsistensi.

“Tidak ada alasan khusus. Mereka menjalani sebuah start bagus dan kami pernah mengalami itu di musim-musim sebelumnya. Selama Anda tidak kalah, Anda tidak meragukan diri. Ada sedikit semangat ekstra dalam tim bahwa ketika dalam situasi terjepit, Anda berhasil lolos,” tandas manajer asal Prancis ini.

Tim-tim rival Chelsea setidaknya kini bisa memoles diri dan memperkuat kembali dengan adanya jeda internasional selama dua pekan ke depan. Periode ini bisa memegang kunci, apakah mereka bisa menemukan momentum untuk menghentikan Chelsea atau justru Chelsea yang kian ngebut.